{"id":365,"date":"2013-03-15T16:28:00","date_gmt":"2013-03-15T16:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/arifyoga.id\/?p=365"},"modified":"2013-03-15T16:28:00","modified_gmt":"2013-03-15T16:28:00","slug":"teh-bunga-tapak-dara-untuk-obat-leukimia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arifyoga.id\/?p=365","title":{"rendered":"Teh Bunga Tapak Dara Untuk Obat Leukimia"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\">\n<a href=\"http:\/\/fmipa.uny.ac.id\/sites\/fmipa.uny.ac.id\/files\/styles\/large\/public\/web_2.jpg?itok=VWvIrJBv\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" border=\"0\" height=\"240\" src=\"http:\/\/fmipa.uny.ac.id\/sites\/fmipa.uny.ac.id\/files\/styles\/large\/public\/web_2.jpg?itok=VWvIrJBv\" width=\"320\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n&nbsp;PENGOBATAN dan pencegahan secara medis terhadap penyakit kanker melalui pengangkatan tumor, kemoterapi, atau radioterapi, diakui oleh para pakar sering menemui kendala. Pasalnya, tak seberapa lama seusai pengobatan, kankernya bisa timbul kembali.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nBerkaitan dengan kejadian-kejadian seperti itu, sebagian penderita kanker mengubah cara pengobatan dengan tanaman dengan bermacam-macam alasan. Cara pengobatan alternatif dengan tanaman ternyata banyak membantu para penderita sehingga dilakukanlah upaya-upaya penelitian dalam bidang etnobotani ataupun farmakologi terhadap beberapa tumbuhan yang digunakan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nBerdasar hal tersebut, mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY Arif Yoga Pratama, Ari Purnomo, dan Amallia Nugrahaeni membuat inovasi dengan memanfaatkan daun dan bunga tapak dara untuk dibuat teh yang berguna sebagai alternatif obat leukemia.     <\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nArif mengatakan, kalau tapak dara (catharanthus roseus) biasa tumbuh subur di padang atau di pedesaan beriklim tropis. Jenis tanaman itu oleh masyarakat digunakan sebagai obat tradisional. Tanaman tapak dara mengandung alkaloid vinblastine, vincristine, leurosine, catharanthine, dan lochnerine yang berkhasiat sebagai antikanker.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n&#8220;Pemanfaatan daun dan kembang tapak dara sebagai obat leukemia didasarkan karena tanaman itu murah dan mudah diperoleh. Kandungan kimia dari tanaman itu adalah senyawa alkaloid antikanker yang paling utama, yaitu vinkristin dan vinblastin,&#8221; lanjutnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nDitambahlan, vinkristin digunakan sebagai bahan pengobatan kanker bronkial, tumor ganas pada ginjal, kanker payudara, leukemia, dan berbagai jenis tumor ganas yang awalnya menyerang urat saraf ataupun otot. Tanaman yang di Sumatera disebut &#8220;rumput jalang&#8221; itu juga mengandung alkaloid cabtharanthin yang diperkirakan dapat mendesak dan melarutkan inti sel kanker.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nPenelitian tantang pemanfaatan tanaman tapak dara sebagai obat leukemia dilakukan dengan mengeringkan bunga dan daunnya untuk dijadikan teh celup. Untuk pengujian kandungan antioksidan dalam teh tapak dara digunakan metode spektofotometer yaitu teh diseduh dalam air hangat. Air seduhan lalu diuji kandungannya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nBerdasarkan analisis data yang telah dilakukan dalam penelitian itu, oleh mereka bertiga, dapat disimpulkan bahwa ativitas antioksidan dari teh tapak dara adalah 85,35% RSA, kadar airnya 0,1213% , kadar abunya 0,0501%, dan kadar phenol-nya 13,6833%.<\/p>\n<p>Source koran lokal DIY &#8212; baca KR, Radar Jogja dan Harian Jogja (Harjo)<\/p>\n<p>Link media online bisa klik ini <a href=\"http:\/\/uny.ac.id\/berita\/daun-dan-bunga-tapak-dara-sebagai-obat-alternatif-bagi-penderita-leukemia.html\"><span style=\"font-family: Verdana,sans-serif;\"><b><span style=\"font-size: x-large;\">UNY<\/span><\/b><\/span><\/a> <a href=\"http:\/\/www.suaramerdeka.com\/v1\/index.php\/read\/sehat\/2013\/01\/12\/901\/Daun-dan-Bunga-Tapak-Dara-Obat-Alternatif-Leukemia\"><span style=\"font-family: &quot;Trebuchet MS&quot;,sans-serif;\"><b><span style=\"font-size: large;\">Suara Merdeka<\/span><\/b><\/span><\/a> <a href=\"http:\/\/kampus.okezone.com\/read\/2013\/01\/15\/372\/746450\/obati-leukemia-dengan-bunga-tapak-dara\"><b><span style=\"font-family: Verdana,sans-serif;\"><span style=\"font-size: x-large;\">Okezone<\/span><\/span><\/b><\/a> <b><a href=\"http:\/\/idnews-indonesia.com\/lihat.php?id=1057\"><span style=\"font-size: small;\"> idnews-indonesia<\/span><\/a><span style=\"font-size: x-large;\"> <\/span><\/b><span style=\"color: orange;\"><a href=\"http:\/\/health.kompas.com\/read\/2013\/02\/12\/07364347\/Tapak.Dara.Obati.Leukemia\"><span style=\"font-family: Verdana,sans-serif;\"><b><span style=\"font-size: x-large;\">Kompas<\/span><\/b><\/span><\/a><\/span> <a href=\"http:\/\/www.republika.co.id\/berita\/gaya-hidup\/info-sehat\/13\/01\/12\/mghui8-antioksidan-tinggi-tapak-dara-jadi-obat-leukemia\"><b><span style=\"font-size: x-large;\">Republika <\/span><\/b><\/a><a href=\"http:\/\/kabarkampus.com\/2013\/01\/bunga-tapak-dara-untuk-obati-leukimia\/\"><span style=\"font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;\"><b><span style=\"font-size: large;\">KabarKampus<\/span><\/b><\/span><\/a><span style=\"font-size: x-large;\"><span style=\"font-family: Georgia,&quot;Times New Roman&quot;,serif;\"><b> <\/b><\/span><\/span><a href=\"http:\/\/hariansemarang.net\/index.php\/ragam\/aneka-berita\/1254-tapak-dara-cegah-kanker-dan-leukemia.html\"><b>HarianSemarang<\/b><\/a><\/p>\n<p>\n<i><span style=\"color: #0000ee; font-size: x-small;\"><span style=\"font-family: Verdana,sans-serif;\">nb : Belum diproduksi masal<span style=\"color: #0000ee;\"> dan artikel<span style=\"color: #0000ee;\"> paper klik <span style=\"color: #0000ee;\">disini<\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/i><b> <\/b><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp;PENGOBATAN dan pencegahan secara medis terhadap penyakit kanker melalui pengangkatan tumor, kemoterapi, atau radioterapi, diakui oleh para pakar sering menemui kendala. Pasalnya, tak seberapa lama seusai pengobatan, kankernya bisa timbul kembali. Berkaitan dengan kejadian-kejadian seperti itu, sebagian penderita kanker mengubah cara pengobatan dengan tanaman dengan bermacam-macam alasan. Cara pengobatan alternatif dengan tanaman ternyata banyak membantu para penderita sehingga dilakukanlah upaya-upaya penelitian dalam bidang etnobotani ataupun farmakologi terhadap beberapa tumbuhan yang digunakan. Berdasar hal tersebut, mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY Arif Yoga Pratama, Ari Purnomo, dan Amallia Nugrahaeni membuat inovasi dengan memanfaatkan daun dan bunga tapak dara untuk dibuat teh yang berguna sebagai alternatif obat leukemia. Arif mengatakan, kalau tapak dara (catharanthus roseus) biasa tumbuh subur di padang atau di pedesaan beriklim tropis. Jenis tanaman itu oleh masyarakat digunakan sebagai obat tradisional. Tanaman tapak dara mengandung alkaloid vinblastine, vincristine, leurosine, catharanthine, dan lochnerine yang berkhasiat sebagai antikanker. &#8220;Pemanfaatan daun dan kembang tapak dara sebagai obat leukemia didasarkan karena tanaman itu murah dan mudah diperoleh. Kandungan kimia dari tanaman itu adalah senyawa alkaloid antikanker yang paling utama, yaitu vinkristin dan vinblastin,&#8221; lanjutnya. Ditambahlan, vinkristin digunakan sebagai bahan pengobatan kanker bronkial, tumor ganas pada ginjal, kanker payudara, leukemia, dan berbagai jenis tumor ganas yang awalnya menyerang urat saraf ataupun otot. Tanaman yang di Sumatera disebut &#8220;rumput jalang&#8221; itu juga mengandung alkaloid cabtharanthin yang diperkirakan dapat mendesak dan melarutkan inti sel kanker. Penelitian tantang pemanfaatan tanaman tapak dara sebagai obat leukemia dilakukan dengan mengeringkan bunga dan daunnya untuk dijadikan teh celup. Untuk pengujian kandungan antioksidan dalam teh tapak dara digunakan metode spektofotometer yaitu teh diseduh dalam air hangat. Air seduhan lalu diuji kandungannya. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dalam penelitian itu, oleh mereka bertiga, dapat disimpulkan bahwa ativitas antioksidan dari teh tapak dara adalah 85,35% RSA, kadar airnya 0,1213% , kadar abunya 0,0501%, dan kadar phenol-nya 13,6833%. Source koran lokal DIY &#8212; baca KR, Radar Jogja dan Harian Jogja (Harjo) Link media online bisa klik ini UNY Suara Merdeka Okezone idnews-indonesia Kompas Republika KabarKampus HarianSemarang nb : Belum diproduksi masal dan artikel paper klik disini<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"wprm-recipe-roundup-name":"","wprm-recipe-roundup-description":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[42,14,32,43],"tags":[],"aioseo_notices":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/365"}],"collection":[{"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=365"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/365\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}