{"id":373,"date":"2013-03-05T07:00:00","date_gmt":"2013-03-05T07:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/arifyoga.id\/?p=373"},"modified":"2013-03-05T07:00:00","modified_gmt":"2013-03-05T07:00:00","slug":"puisi-kereta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arifyoga.id\/?p=373","title":{"rendered":"Puisi : Kereta"},"content":{"rendered":"<div>\n<\/div>\n<p>Andai akulah gerbong kosong itu,<br \/>\nakan kubawa kau dalam seluruh perjalananku<\/p>\n<p>Di antara orang berlalang-lalu,<br \/>\nada masinis dan para portir<br \/>\nDi antara kenanganku denganmu,<br \/>\nada yang berpangkal manis berujung getir<\/p>\n<p>Cahaya biru berkelebat dalam gelap,<br \/>\nkunang-kunang di gerumbul malam<br \/>\nSerupa harapanku padamu yang lindap,<br \/>\ntinggal kenang timbul-tenggelam<\/p>\n<p>Dua garis rel itu, seperti kau dan aku,<br \/>\nhanya bersama tapi tak bertemu<br \/>\nBagai balok-balok bantalan tangan kita bertautan,<br \/>\nterlalu berat menahan beban<\/p>\n<p>Di persimpangan, kau akan bertemu garis lain,<br \/>\nbegitu pula aku<br \/>\nKau akan jadi kemarin,<br \/>\nkukenang sebagai pengantar esokku<\/p>\n<p>Mungkin kita hanya penumpang,<br \/>\nduduk berdampingan tapi tak berbincang,<br \/>\ndalam gerbong yang beringsut<br \/>\nke perhentian berikut<\/p>\n<p>Mungkin kau akan tertidur dan bermimpi tentang bukan aku,<br \/>\nsedang aku terus melantur mencari mata air rindu<\/p>\n<p>Tidak, aku tahu, tak ada kereta menjelang mata air<br \/>\nMungkin kau petualang yang (semoga tak) menganggapku tempat parkir<\/p>\n<p>Kita berjalan dalam kereta berjalan<br \/>\nKereta melaju dalam waktu melaju<br \/>\nKau-aku tak saling tuju<br \/>\nKau-aku selisipan dalam rindu<\/p>\n<p>Jadilah masinis bagi kereta waktumu,<br \/>\nmenembus padang lembah gulita<br \/>\nTak perlu tangis jika kita sua suatu waktu,<br \/>\nsebab segalanya sudah beda<\/p>\n<p>Aku tak tahu kapan keretaku akan letih,<br \/>\ntapi aku tahu dalam buku harianku kau tak lebih dari sebaris kalimat sedih.<\/p>\n<p><i>Sitok Srengenge<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Andai akulah gerbong kosong itu, akan kubawa kau dalam seluruh perjalananku Di antara orang berlalang-lalu, ada masinis dan para portir Di antara kenanganku denganmu, ada yang berpangkal manis berujung getir Cahaya biru berkelebat dalam gelap, kunang-kunang di gerumbul malam Serupa harapanku padamu yang lindap, tinggal kenang timbul-tenggelam Dua garis rel itu, seperti kau dan aku, hanya bersama tapi tak bertemu Bagai balok-balok bantalan tangan kita bertautan, terlalu berat menahan beban Di persimpangan, kau akan bertemu garis lain, begitu pula aku Kau akan jadi kemarin, kukenang sebagai pengantar esokku Mungkin kita hanya penumpang, duduk berdampingan tapi tak berbincang, dalam gerbong yang beringsut ke perhentian berikut Mungkin kau akan tertidur dan bermimpi tentang bukan aku, sedang aku terus melantur mencari mata air rindu Tidak, aku tahu, tak ada kereta menjelang mata air Mungkin kau petualang yang (semoga tak) menganggapku tempat parkir Kita berjalan dalam kereta berjalan Kereta melaju dalam waktu melaju Kau-aku tak saling tuju Kau-aku selisipan dalam rindu Jadilah masinis bagi kereta waktumu, menembus padang lembah gulita Tak perlu tangis jika kita sua suatu waktu, sebab segalanya sudah beda Aku tak tahu kapan keretaku akan letih, tapi aku tahu dalam buku harianku kau tak lebih dari sebaris kalimat sedih. Sitok Srengenge<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"wprm-recipe-roundup-name":"","wprm-recipe-roundup-description":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[24,9,37],"tags":[],"aioseo_notices":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/373"}],"collection":[{"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=373"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/373\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=373"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=373"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arifyoga.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=373"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}