-
Dua belas hari #11
Dua belas hari. bagian sebelas. Kinsia Eyusa Merry Selamat sore, mr. Jil. Bagaimana kakinya? Daridulu kau memang tidak pernah beruntung kalau berhadapan dengan bola. Terkilir, ter-tackle, tersikut, etc. Kasihan 😛 Oke, kembali ke laptop. Akhirnya malam itu aku ikut Alyo kembali ke rumahnya. Kami sampai pukul satu malam dan aku rebah saking capeknya. Dan pagi-pagi, aku menyadari sesuatu. Ada benda-benda baru yang sebelumnya tidak ada di kamarku. Sepasang sendal rumah, meja belajar garis miring meja rias (karena ada rak buku dan cermin diatasnya), dan lampu tidur ikan-ikan berputar seperti di film petualangan sherina! Waw! Itu belum apa-apa, Jil. Diatas benda-benda baru tersebut, ada tempelan kertas kecil bertuliskan: WELCOME HOME! ^^…
-
Dua belas hari #10
dua belas hari. bagian sepuluh. Kinsia Eyusa Merry Jiiiiiiiiillllllllllllllllllllll!!!!!!!! Kemarin adalah hari bersejarah, Jil. Kau tahu kenapa? Kau pasti tidak tahu. Kau kan bukan cenayang, hahaha #random #abaikan Timbul pertanyaan di benak Jil. “Sebersejarah apa sih?” Tenang, Jil. Kau tak perlu menunggu lama untuk tahu jawabannya. Kemarin, tepat seminggu Alyo “hidup” tanpa kabar. Tanpa mengabariku. Boro-boro main ke rumah, minta maaf, bawa kueh atau balon-balon, KABAR saja tidak ada, Jil. Keterlaluaaan. Seharusnya aku senang, kan? Akhirnya kuperoleh kebebasanku kembali. Teman-teman angkatan silih berganti datang, beberapa bahkan menginap dan memfotokopikan catatan. Bapak dan Ibu membolehkanku jalan-jalan, walaupun tidak boleh jauh-jauh amat. Sore-sore aku main sepeda ke taman, lalu duduk mendinginkan badan…
-
Dua belas hari #9
Dua belas hari. bagian sembilan. Kinsia Eyusa Merry Jil, i’m home! :D/ Home here means home, literally, karena sekarang aku bersama bapak dan ibu, di rumah yang sebenar-benarnya rumah. Bagaimana dengan Alyo? Tidak tahu. Mungkin dia sedang sendirian di studionya yang nyaman. Peduli amat. Oh iya. Jangan marah ya. Aku bolos kuliah minggu pertama. Dan demi pemulihan, sepertinya bolos ini akan berlanjut seminggu lagi, hihihi. Kemarin di rumah sakit terjadi huru-hara. Padahal kondisiku sudah jauh mendingan, badan sudah tidak lemas, demam yang naik turun sudah berlalu, sudah berkeringat dan sudah diizinkan makan es krim. Eh, dia muncul. Aku baru bangun tidur siang, dan taraaa, dia sudah di sofa, mengupas jeruk…
-
Dua belas hari #8
Dua belas hari. bagian delapan. Kinsia Eyusa Merry Jil, bosan Jil disini. I miss home already. Disini makanannya huek, sepanjang hari juga disetelin acara tivi yang huek. Kadang-kadang ada suster yang ekpresinya jutek huek. Kenapa kau tidak menjengukku hah? Berapa lah jauhnya Surabaya jika dibandingkan dengan kemenderitaan dan kebosanan sahabatmu ini? 🙁 *merayu* Ibu pasti sudah kasih kabar kan Jil. Tifus Jil, seperti waktu kelas tiga SMA. Aku mulai nakal, iya tau. Kau kebelet menjewerku, iya tau. Tapi sepatutnya kau menjewer Alyo, bukan aku. Malam sebelum keberangkatannya ke Bali (untuk tujuan liburan dan senang-senang), aku tidak tidur. Tidak bisa, tidak mau, tidak capek, entahlah, badanku kan memang suka sok kuat.…
-
Quote
“Tentunya perempuan yang sering terjaga di akhir malam adalah “impian”.”
-
Pesan dari Abi di hari pernikahan putrinya »
1. sejujurnya, berat hatiku memberikan restu | bukan karena kurang budi lelaki yang kau pilih, melainkan betapa sepi abi ditinggal olehmu 2. bila abi harus memilih, tentu agar engkau berada disamping abi selamanya | namun abi pahami kau miliki kehidupan, abi hanya belum biasa 3. abi kenang saat kita bertamasya berdua, bercanda dan tertawa kelakar | walau tak ada satupun gambar merekam, ingatan abi belumlah pudar 4. ribuan kali abi berbicara hadapi ramai hadirin | tak sekalipun bibir abi kelu kecuali saat ini, saat engkau berhias putih pengantin 5. mungkin kau takkan pernah pahami, tapi serahkan putri yang telah kaujaga tetap salihah | percayalah itu bukan hal yang mudah 6.…
-
Tulisan : Wisuda Mati
tulisan berjudul “WISUDA MATI” ini ditulis oleh ordineri ( nama pena ) dalam buku kumpulan cerita “Jangan Sadarin Mahasiswa”. Meski saya tidak sepenuhnya sepakat , tulisan ini benar-benar cukup menampar dan membuat kita sadar akan sesuatu. Sebuah Wisuda sebuah kepastian pengangguran. Hal yang menyakitkan terasa memang jika saat toga itu dipindah letaknya. Ada yang beranggapan itu adaah sebuah akhir dari peristiwa perjalanan senang-senang dan memulai pekerjaan yang sebenarnya. Ada yang mengatakan itu awal dari sebuah realitas yang ada kerna selama ini hidup yang dijalani itu adalah hanya sebuah dunia dalam dunia idealitas saja. Ada yang beranggapan biasa saja , toh ini tidak ubanya seperti halnya rutinitas yang telah dijalani selama…
-
PILIH GADIS MATEMATIS ATAU GADIS LOGIS?
Ada dua orang gadis, salah satu dari mereka cara berpikirnya MATEMATIS (M) dan yang lainnya cara berpikirnya mengandalkan LOGIKA (L) . Mereka berdua berjalan pulang melewati jalan yang gelap, dan jarak rumah mereka masih agak jauh. Setelah beberapa lama mereka berjalan… M : Apakah kamu juga memperhatikan, ada seorang pria yang sedang berjalan mengikuti kita kira-kira sejak tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya khawatir dia bermaksud jelek. L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita. M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap kita. Apa yang harus kita lakukan. L : Hanya ada 1 cara logis yg…
-
Dua belas hari #7
Dua belas hari. bagian tujuh. Kinsia Eyusa Merry Jil, hari ini seharusnya perfect. Eh, sebentar. Rumor soal beasiswa ke jepang itu sungguhan? DAN KAU TIDAK BILANG-BILANG AKU? Teman macam apa, cih -,- Selamat yaaaa! Aku kan sudah bilang, kau memang cocok jadi penerus naruto. Rambut sudah kuning, mata sudah sipit, suka pakai baju warna oren terang, dan punya pacar yang mirip sakura —baca: galak— 😛 Pokoknya harus makan-makan. Kami tunggu. Err, maksudku, aku tunggu! Back to the topic. Jadi, what can ruin an almost perfect day? Aku dan Alyo, sepulang dari Bandung, mendapat inspirasi untuk menanami halaman belakang rumahnya yang terbengkalai. Kata Ibu, tanaman yang akan berguna di masa depan,…
-
Dua belas hari #6.5
Dua belas hari. bagian enam setengah. Kinsia Eyusa Merry Jil, dengan ini aku resmikan bahwa petualangan ke karimunjawa kemarin; gagal total. Berarti terumbu karangnya juga gagal. Tiket pesawat ke semarang gagal dipesan. Penginapan gagal di book. Memang benar kata orang. Liburan dadakan dan tanpa rencana, tidak akan berhasil kalau tempat wisata yang dituju sepopuler KarimunJawa. Padahal aku sudah mengkhayalkan serunya snorkeling dan diving, lalu bermain bersama ikan nemo, bintang laut, bulu babi. Island hopping. Mabuk laut. Aroma ikan bakar segar. Hotel terapung. Berenang dan berjemur sampai punggung perih. Argjhaskdjhaksjdha. Baiklah Jil, sepertinya kami memang harus mengajakmu lain kali. Kau kan semacam, benda keramat? 😛 Sebagai penghibur hati, Alyo mengusulkan sebuah…

















